-->
MGt6NGZ6MaVaMqZcMaV6Mat4N6MkyCYhADAsx6J=
MASIGNCLEANSIMPLE101

Nana Sastrawan di Anugrah Sastra Litera 2018



Hari Jumat, pada tanggal 27 Juli 2018 di restoran Anggrek, Tangerang Selatan puluhan sastrawan, budayawan, seniman dan dramawan berkumpul untuk mengikuti acara pemberian Anugrah Sastra Litera 2018 yang diselenggarakan oleh media online litera yang didirikan oleh Ahmadun Yosi Herfanda, seorang sastrawan nasional yang telah banyak melahirkan karya-karya sastra fenomenal. Terlihat juga Chavchay Saefullah ketua Dewan Kesenian Banten, Rida K Liamsi pendiri Yayasan Hari Puisi, Sihar Ramses Simatupang dosen dan wartawan, Abah Yoyok budayawan sekaligus sesepuh di Tangerang Raya, Uki Bayu Sedjati, dan komunitas Emperan Pamulang yang terdiri dari para pengamen jalanan dan musisi-musisi muda.

Dalam kesempatan itu, Nana Sastrawan diundang sebagai nomine karya cerpen terpilih. Acara ini diselenggarakan setiap tahun yang bertujuan untuk menumbuhkan semangat menulis anak-anak muda, dan sebagai ajang silaturahmi dari penulis-penulis yang telah berpengalaman dan yang baru tumbuh. Karya-karya yang diambil adalah puisi dan cerpen yang dipublikasikan di portal www.litera.co.id sepanjang tahun 2017. Terdapat sekitar puluhan puisi dan cerpen yang terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia.

Suara Azan Musafir, cerpen karya Nana Sastrawan yang menceritakan kisah sebuah masjid dengan musafir, cerpen ini secara tidak langsung memberikan harapan kepada masyarakat untuk selalu menjaga hubungan antar manusia, Tuhan. Tidak memaksakan kehendak, dan memberikan teladan untuk selalu hidup sederhana. Tentu saja, tehnik penulisan yang begitu rapi membuat pembaca seolah tidak merasa digurui atau diceramahi.

Sebelum acara peanugrahan dimulai sebagai acara puncak, ada serangkaian acara yang disajikan, di antaranya adalah musikalisasi puisi dari komunitas Empang, diskusi sastra dengan tema ‘Politik Sastra dan Sastra Politik’ yang dimoderatori oleh Mahrus Prihany. Acara diskusi berjalan sangat seru, perdebatan terjadi secara akademik, melahirkan pemikiran-pemikiran baru bagi yang hadir. Tentu saja, acara ini diakhiri dengan tawa gembira dan jabat erat persahabatan.





Share This Article :
Nana Sastrawan

Nana Sastrawan adalah nama pena dari Nana Supriyana, S.Pd tinggal di Tangerang, lahir 27 Juli di Kuningan, Jawa Barat. Menulis sejak sekolah menengah pertama, beberapa karyanya banyak dimuat di berbagai media, tulisan skenarionya telah dan sedang difilmkan. Ia senang bergerak dibidang pendidikan, sosial dan kebudayaan di Indonesia. Dia juga sering terlihat hadir di berbagai kegiatan komunitas seni dan sastra Internasional, kerap dijumpai juga tengah membaca puisi, pentas teater dan sebagai pembicara seminar. Laki-laki yang berprofesi sebagai pendidik di sekolah swasta ini pernah menjadi peserta MASTERA CERPEN (Majelis Sastra Asia Tenggara) dari Indonesia bersama para penulis dari Malaysia, Brunei, Singapura. Dia juga menerima penghargaan Acarya Sastra IV dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia tahun 2015. Karya sastranya berupa buku kumpulan puisi adalah Tergantung Di Langit (2006), Nitisara (2008), Kitab Hujan (2010). Beberapa karya sastranya berupa puisi dan cerpen tergabung dalam Menggenggam Cahaya (2009), G 30 S (2009), Empat Amanat Hujan (2010), Penyair Tali Pancing (2010), Hampir Sebuah Metafora (2011), Kado Sang Terdakwa (2011), Gadis Dalam Cermin (2012), Rindu Ayah (2013), Rindu Ibu (2013). Dan beberapa novelnya adalah Anonymous (2012). Cinta Bukan Permainan (2013). Cinta itu Kamu (2013). Love on the Sky (2013). Kerajaan Hati (2014). Kekasih Impian (2014). Cinta di Usia Muda (2014). Kumpulan Cerpennya, ilusi-delusi (2014), Jari Manis dan Gaun Pengantin di Hari Minggu (2016), Chicken Noodle for Students (2017). Tahun 2017 dan 2018 tiga bukunya terpilih sebagai buku bacaan pendamping kurikulum di SD dan SMA/SMK dari kemendikbud yaitu berjudul, Telolet, Aku Ingin Sekolah dan Kids Zaman Now. Dia bisa di sapa di pos-el, nitisara_puisi@yahoo.com. Dan di akun medsos pribadinya dengan nama Nana Sastrawan. Atau di situs www.nanasastrawan.com. Karya lainnya seperti film-film pendek dapat ditonton di www.youtube.com.

5871077136017177893